Edukasi Pemberian Rebusan Air Jahe Campur Madu Terhadap Batuk Pilek Pada Balita Penderita Ispa : Literatur Review

Authors

  • Siti Nurhasanah Universitas Muhammadiyah Tasikmalay
  • Nina Pamela Sari Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Keywords:

Jahe, Madu, ISPA, Batuk Pilek, Balita

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah permasalahan kesehatan yang sangat penting bagi balita. Jahe dan madu sering digunakan sebagai terapi tambahan untuk mengurangi gejala batuk dan flu. Jahe adalah tanaman yang mengandung sekitar 2,58-2,72% minyak esensial yang memiliki sifat antiseptik, antioksidan, dan senyawa aktif yang dapat membantu mengatasi batuk. Madu bertindak sebagai pembersih lembut yang mengandung pinobanksine dan vitamin C, berperan sebagai antioksidan dan antibiotik. Tujuan tinjauan literatur ini adalah untuk menilai efektivitas edukasi tentang pemanfaatan rebusan jahe dan madu dalam mengurangi gejala ISPA pada anak-anak. Penyakit ini bisa disebabkan baik oleh virus maupun bakteri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menyebarkan informasi tentang minuman herbal berupa rebusan jahe yang dicampur dengan madu yang dapat membantu mengurangi batuk dan pilek pada balita penderita ISPA. Metode: Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan cara tatap muka kepada sasaran, sehingga lebih efektif, dapat meyakinkan, serta memperkuat hubungan antara penyuluh dan peserta serta mempercepat respons. Hasil: Klien mengenali manfaat dari rebusan jahe yang dicampur madu, serta memahami cara pemberian rebusan tersebut.

Downloads

Published

2026-01-09