Peran Perawat Komunitas Dalam Pencegahan Stunting Di Indonesia : Literature Review
Keywords:
Stunting, perawat komunitas, keperawatan komunitas, pencegahan, gizi balitaAbstract
Stunting masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat terbesar di Indonesia dengan prevalensi 21,6% pada tahun 2022. Dampak jangka panjang stunting mencakup hambatan perkembangan kognitif, risiko penyakit kronis, dan menurunnya produktivitas di usia dewasa. Perawat komunitas berperan strategis dalam upaya promotif, preventif, dan pemberdayaan keluarga untuk mencegah stunting melalui intervensi berbasis komunitas, pemantauan tumbuh kembang, edukasi gizi, dan kolaborasi lintas sektor. Literature review ini bertujuan mengidentifikasi bentuk peran perawat komunitas yang paling efektif dalam mencegah stunting di Indonesia dengan menganalisis 15 artikel ilmiah nasional dan internasional terbitan tahun 2015–2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa perawat komunitas berperan penting dalam: (1) edukasi gizi ibu hamil dan balita, (2) pemantauan tumbuh kembang, (3) pendampingan keluarga berisiko tinggi, (4) penguatan intervensi spesifik dan sensitif stunting, (5) pemberdayaan kader dan masyarakat, serta (6) advokasi program kesehatan di tingkat desa. Temuan mempertegas perlunya penguatan kapasitas perawat komunitas dan integrasi program lintas sektor dalam pencegahan stunting.










