Penerapan Teori Hubungan Interpersonal dalam Meningkatkan Kualitas Komunikasi Perawat dan Pasien: Literature Review

Authors

  • Agil Torik universitas muhammadiyyah tasikmalaya
  • Muhammad Awwal Fathurrohman universtas muhammadiyyah tasikmalaya
  • Laviola Intan Lestari universtas muhammadiyyah tasikmalaya
  • Neng Naila Intan. F
  • Dewi Putri Nadiah
  • Mustaqvira Ramdania
  • Neng Syifa Permata.P
  • Miftahul Falah

Keywords:

Teori hubungan interpersonal, Kualitas komunikasi, ; interaksi perawat dan pasien

Abstract

Komunikasi efektif antara perawat dan pasien berperan penting dalam meningkatkan mutu layanan dan kepuasan. Ketidakjelasan informasi, kurangnya empati, serta minimnya perhatian emosional sering menurunkan kepuasan. Penerapan komunikasi terapeutik dengan empati, keterbukaan, dan hubungan interpersonal terbukti meningkatkan kenyamanan, kepercayaan, keterlibatan pasien, serta mendukung keberhasilan perawatan dan kualitas pelayanan keperawatan secara keseluruhan.Peneliti melakukan literature review dengan mencari artikel melalui Google Scholar menggunakan kata kunci “teori hubungan interpersonal”, “kualitas komunikasi”, dan “interaksi perawat dan pasien” dalam rentang 2020–2025. Dari 90 artikel yang ditemukan, dilakukan screening sesuai kriteria inklusi hingga tersisa 2 artikel relevan. Selanjutnya, kedua artikel tersebut dianalisis untuk tahap penilaian penelitian.Analisis menunjukkan dua artikel memenuhi kriteria dan keduanya menegaskan bahwa penerapan Teori Hubungan Interpersonal berperan penting dalam meningkatkan kualitas komunikasi antara perawat dan pasien. Proses seleksi artikel dilakukan menggunakan PRISMA, kemudian data yang relevan dimasukkan ke dalam tabel ekstraksi hasil pada Tabel 2 untuk memperkuat temuan penelitian.Kedua jurnal menunjukkan bahwa komunikasi terapeutik dan interpersonal berperan penting dalam meningkatkan mutu pelayanan keperawatan. Keberhasilan penerapannya dipengaruhi beban kerja, lingkungan, dan konsistensi perawat. Untuk meningkatkan kualitas layanan, perawat perlu pelatihan komunikasi berkelanjutan, manajemen beban kerja yang seimbang, serta lingkungan kerja suportif agar komunikasi dapat diterapkan efektif pada berbagai situasi, termasuk di IGD.

Downloads

Published

2026-04-27